Langkah ketiga dari alur unggah. Memverifikasi bahwa berkas benar-benar mendarat di penyimpanan dengan ukuran yang sesuai, lalu memasukkan notulen ke antrean. Ukuran yang Anda deklarasikan saat presign tidak dipercaya begitu saja — yang diukur adalah objek yang benar-benar tersimpan. Kalau selisihnya lebih dari 1%, objeknya dibuang dan notulen ditandai gagal, karena unggahan terpotong yang diterima sebagai sukses akan menghasilkan setengah transkrip yang tetap ditagih. Endpoint ini bersifat mempercepat, bukan wajib: kalau proses Anda mati sebelum sempat memanggilnya, penyapu terjadwal akan melakukan pemeriksaan yang sama sekitar 15 menit kemudian. Aman dipanggil dua kali.
#Endpoint
POST https://se-hari.com/api/v1/notes/uploads/{recording_id}/completeButuh scope notulen:write. Scope ditetapkan saat key dibuat dan tidak bisa ditambahkan belakangan — kalau key Anda kurang izin, buat key baru lalu cabut yang lama. Kekakuan ini disengaja: scope yang bisa dinaikkan diam-diam berarti key yang bocor hari ini bisa menjadi lebih berbahaya besok. Beri setiap integrasi key sendiri dengan scope sesempit mungkin, supaya mencabut satu integrasi tidak pernah berarti mematikan yang lain.
Kirim header Idempotency-Key berisi nilai unik milik Anda sendiri; UUID sudah cukup. Kalau request diulang dengan key yang sama — karena timeout jaringan, retry otomatis n8n, atau tombol yang terklik dua kali — kami mengembalikan hasil yang pertama alih-alih mengerjakannya lagi. Key yang sama dengan body berbeda ditolak idempotency_key_reused, karena itu hampir selalu berarti bug di sisi pemanggil, bukan permintaan yang sah.
Operasi ini tidak memotong kredit saat dipanggil. Kalau ia mengantre pekerjaan notulen, penagihan terjadi setelah pemrosesan selesai dan dihitung dari durasi asli rekaman — bukan dari durasi yang Anda perkirakan. Perbedaan ini penting saat membaca saldo di langkah berikutnya sebuah workflow.
#Parameter path
| Parameter | Tipe | Wajib | Keterangan |
|---|---|---|---|
recording_id | string | ya | min 1 karakter |
#Contoh
curl -X POST "https://se-hari.com/api/v1/notes/uploads/c0ffee00-1111-2222-3333-444455556666/complete" \
-H "Authorization: Bearer $SEHARI_API_KEY"const res = await fetch('https://se-hari.com/api/v1/notes/uploads/c0ffee00-1111-2222-3333-444455556666/complete', {
method: 'POST',
headers: {
'Authorization': `Bearer ${process.env.SEHARI_API_KEY}`,
}
});
if (!res.ok) {
const { error } = await res.json();
// error.code stabil dan bisa dicabang; error.message untuk manusia.
throw new Error(`${error.code}: ${error.message}`);
}
const data = await res.json();import os, requests
res = requests.post(
"https://se-hari.com/api/v1/notes/uploads/c0ffee00-1111-2222-3333-444455556666/complete",
headers={"Authorization": f"Bearer {os.environ['SEHARI_API_KEY']}"},
timeout=30,
)
if not res.ok:
err = res.json()["error"]
raise RuntimeError(f"{err['code']}: {err['message']}")
data = res.json()#Field respons
| Field | Tipe | Keterangan |
|---|---|---|
id | string | null | — |
status | string | — |
size_mb | number | — |
already_confirmed | boolean | — |
#Kalau gagal
Setiap kegagalan memakai amplop yang sama, dan code di dalamnya stabil — cabangkan logika Anda ke sana, jangan ke message yang teksnya bisa diperbaiki sewaktu-waktu.
{
"error": {
"code": "invalid_api_key",
"message": "Penjelasan untuk manusia.",
"docs_url": "https://se-hari.com/docs/error/invalid-api-key",
"request_id": "req_a1b2c3d4e5f6",
"details": {}
}
}| Status | Kode | Artinya di endpoint ini |
|---|---|---|
| 401 | invalid_api_key | Key salah, sudah dicabut, atau kedaluwarsa. |
| 403 | insufficient_scope | Key valid, tapi tidak punya scope yang dibutuhkan endpoint ini. |
| 404 | not_found | Data tidak ada, atau ada tapi milik akun lain — keduanya dijawab sama. |
| 409 | conflict | Bentrok dengan kondisi data sekarang. |
| 422 | unprocessable_entity | Bentuk request benar, tapi isinya tidak bisa diproses. |
| 429 | rate_limited | Terlalu banyak request. Hormati header Retry-After. |
| 500 | internal_error | Kesalahan di sisi kami. Sertakan request_id saat melapor. |
| 502 | upstream_error | Layanan pihak ketiga (Zoom, penyedia AI) menolak permintaan. |
Simpan request_id dari setiap respons gagal. Itu satu-satunya cara kami menemukan kembali request Anda di log ketika Anda melapor, dan ia juga ada di header X-Request-Id pada respons yang berhasil. |
#Alur khas
Notulen selalu berawal dari sebuah rekaman. Rekaman itu bisa datang sendiri (meeting Zoom yang direkam diarsipkan otomatis) atau Anda unggah sendiri. Setelah rekaman ada, pembuatan notulen berjalan asinkron: endpoint mengantre pekerjaan lalu langsung menjawab, dan hasilnya menyusul beberapa menit kemudian.
GET /recordings?has_note=false— cari rekaman yang belum pernah diprosesPOST /notesdenganrecording_iddari langkah 1 — antrekan pekerjaannya- Tunggu webhook
note.completed, atau pollingGET /notes/{id}sampaistatusmenjadicompleted GET /notes/{id}?include=summary,action_items— ambil hasilnya
Polling bukan pilihan pertama. Rekaman satu jam butuh beberapa menit untuk diproses, dan menanyakan statusnya setiap detik hanya menghabiskan kuota rate limit Anda. Daftarkan webhook note.completed sekali, lalu biarkan Se-Hari yang memberi tahu.
#Yang sering keliru
- Key disalin sebagian. API key Se-Hari panjangnya tetap:
sh_live_diikuti 43 karakter. Kalau panjangnya berbeda, yang salah adalah proses penyalinannya, bukan key-nya — dan pesan 401 tidak akan mengatakan itu. - Scope kurang, bukan key salah. 403 di sini berarti key-nya dikenali. Periksa scope-nya lewat
GET /me, lalu buat key baru kalau memang kurang; scope tidak bisa ditambahkan ke key yang sudah jadi. - 404 tidak selalu berarti data tidak ada. Data milik akun lain juga dijawab 404, bukan 403 — kami tidak mengonfirmasi keberadaan id milik orang lain. Kalau Anda yakin id-nya benar, periksa apakah key yang dipakai milik akun yang sama.
- 409 biasanya berarti pekerjaannya sudah ada. Cek
detailspada respons: di sana ada id data yang sudah lebih dulu menempati posisi itu, dan biasanya itulah yang sebenarnya Anda cari.
#Selanjutnya
- Autentikasi dan API key — cara membuat key dan memilih scope
- Kode error — arti setiap kode dan cara memperbaikinya
- Idempotency — kenapa retry aman kalau dilakukan dengan benar
- Spesifikasi OpenAPI — kontrak mesin, cocok untuk men-generate klien