Kalkulator PPh 21 Online Gratis
Hitung pajak penghasilan PPh 21 berdasarkan tarif progresif terbaru. Privasi terjamin — semua diproses di browser Anda.
Memuat tool...
Tentang Kalkulator PPh 21
Kalkulator PPh 21 ini memproses perhitungan pajak penghasilan individu dengan mengintegrasikan variabel Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) terbaru dan lapisan tarif progresif sesuai Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP). Tool ini secara otomatis mengalkulasi pengurangan biaya jabatan sebesar 5% dari penghasilan bruto serta iuran jaminan pensiun atau THT yang bersifat deductible sebelum menentukan Penghasilan Kena Pajak (PKP). Masalah selisih pembulatan ribuan ke bawah pada PKP yang sering terjadi dalam penghitungan manual kini dapat diselesaikan secara presisi melalui algoritma sistem kami.
Di Indonesia, mekanisme pemotongan pajak telah mengalami pembaharuan melalui PP Nomor 58 Tahun 2023 yang memperkenalkan Tarif Efektif Rata-rata (TER) untuk pemotongan bulanan Januari hingga November. Tool ini membantu Anda memvalidasi apakah total potongan bulanan tersebut sudah sesuai dengan perhitungan akhir tahun menggunakan tarif Pasal 17 ayat (1) huruf a UU PPh. Seluruh logika kalkulasi berjalan sepenuhnya di sisi klien (browser Anda), sehingga data gaji sensitif tidak pernah dikirimkan ke server mana pun, menjamin privasi finansial Anda tetap terjaga sepenuhnya.
Cara Hitung PPh 21
- 1 Masukkan gaji bruto per bulan.
- 2 Pilih status PTKP (TK/0, K/0, K/1, dst).
- 3 Masukkan pengurang (biaya jabatan, BPJS, dll) jika ada.
- 4 Klik "Hitung" untuk melihat PPh 21 per tahun dan per bulan.
Kapan Kalkulator PPh 21 Dibutuhkan
Verifikasi Slip Gaji Karyawan Swasta
Karyawan tetap dapat mencocokkan potongan pajak pada slip gaji bulanan dengan memasukkan komponen gaji pokok, tunjangan tetap, dan premi BPJS Kesehatan/Ketenagakerjaan yang dibayar pemberi kerja sebagai penambah bruto.
Estimasi Take Home Pay Negosiasi Gaji
Calon pegawai dapat menghitung proyeksi pendapatan bersih setelah pajak saat proses rekrutmen dengan membandingkan penawaran gaji gross untuk memastikan nilai akhir memenuhi kebutuhan biaya hidup tahunan.
Perencanaan Pajak Bonus atau THR
Menghitung lonjakan PPh 21 pada bulan penerimaan Tunjangan Hari Raya atau bonus tahunan yang menyebabkan PKP melonjak ke lapisan tarif progresif yang lebih tinggi seperti 15% atau 25%.
Audit Mandiri SPT Tahunan Pribadi
Wajib pajak orang pribadi dapat menggunakan kalkulator ini untuk memastikan angka dalam formulir 1721-A1 yang diberikan perusahaan sudah akurat sebelum dilaporkan melalui e-Filing DJP Online.
Besaran PTKP Menurut Status Perkawinan (PMK 101/2016)
Berikut adalah ambang batas Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) tahunan yang berlaku di Indonesia sebagai pengurang utama dalam rumus PPh 21.
| Kode Status | Keterangan | PTKP Per Tahun |
|---|---|---|
| TK/0 | Lajang, Tanpa Tanggungan | Rp 54.000.000 |
| K/0 | Menikah, Tanpa Tanggungan | Rp 58.500.000 |
| K/1 | Menikah, 1 Tanggungan | Rp 63.000.000 |
| K/2 | Menikah, 2 Tanggungan | Rp 67.500.000 |
| K/3 | Menikah, 3 Tanggungan (Maksimal) | Rp 72.000.000 |
| K/I/0 | Menikah, Penghasilan Istri Digabung | Rp 112.500.000 |
Cara Kerja Kalkulator PPh 21
Algoritma kalkulator ini bekerja dengan urutan matematis: pertama, menjumlahkan seluruh penghasilan bruto setahun. Kedua, mengurangi bruto dengan Biaya Jabatan (maksimal Rp6.000.000/tahun) dan iuran pensiun untuk mendapatkan Penghasilan Netto. Ketiga, Penghasilan Netto dikurangi status PTKP (misal K/2 senilai Rp67.500.000) untuk menghasilkan PKP. Terakhir, PKP dibulatkan ke bawah ke ribuan terdekat dan dikalikan secara berlapis (tiering) mulai dari 5% hingga 35% sesuai besaran nominal pada tiap lapisan tarif Undang-Undang HPP.
Tips Memakai Kalkulator PPh 21
- Tarif PPh 21 progresif: 5% (s.d. 60jt), 15% (60-250jt), 25% (250-500jt), 30% (500jt-5M), 35% (>5M).
- PTKP 2024: TK/0 = Rp54.000.000/tahun.
- Biaya jabatan maksimal 5% dari bruto atau Rp500.000/bulan.
Kesalahan yang Sering Terjadi
- Salah memasukkan premi BPJS sebagai pengurang
- Ingat bahwa JKK dan JKM yang dibayar perusahaan adalah penambah penghasilan bruto, sedangkan JHT dan JP yang dibayar karyawan adalah pengurang bruto.
- Tidak membulatkan PKP ke ribuan penuh ke bawah
- Sesuai aturan perpajakan, Penghasilan Kena Pajak (PKP) harus dibulatkan ke bawah ke ribuan terdekat sebelum dikalikan tarif progresif. Kalkulator ini melakukan pembulatan otomatis tersebut.
- Mengabaikan batas maksimal biaya jabatan
- Biaya jabatan 5% memiliki plafon Rp500.000 per bulan atau Rp6.000.000 per tahun. Jangan memasukkan angka di atas batas tersebut meskipun gaji Anda sangat tinggi.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Tools Lain di Kategori Keuangan & Bisnis
Lihat semua di Keuangan & Bisnis atau jelajahi seluruh tools.