---
title: GET /webhooks/{id}/deliveries
source: https://se-hari.com/docs/api/api-webhooks-deliveries
updated: 2026-08-15T18:52:42.816889+00:00
---

> Riwayat pengiriman. GET /webhooks/{id}/deliveries — butuh scope webhooks:read.

Menampilkan riwayat pengiriman untuk sebuah endpoint, terbaru lebih dulu. Status `pending` berarti masih akan dicoba lagi — `next_retry_at` menyebutkan kapan. Jadwal percobaan ulangnya 1 menit, 5 menit, 30 menit, 2 jam, lalu 6 jam — lima jeda, enam percobaan. Setelah percobaan terakhir gagal, status menjadi `failed` dan tidak dicoba lagi. Riwayat disimpan 30 hari.
## Endpoint
```bash
GET https://se-hari.com/api/v1/webhooks/{id}/deliveries
```
Butuh scope `webhooks:read`. Scope ditetapkan saat key dibuat dan **tidak bisa ditambahkan belakangan** — kalau key Anda kurang izin, buat key baru lalu cabut yang lama. Kekakuan ini disengaja: scope yang bisa dinaikkan diam-diam berarti key yang bocor hari ini bisa menjadi lebih berbahaya besok. Beri setiap integrasi key sendiri dengan scope sesempit mungkin, supaya mencabut satu integrasi tidak pernah berarti mematikan yang lain.
Daftar ini memakai **paginasi cursor**, bukan offset. Ambil `next_cursor` dari respons lalu kirim kembali sebagai `starting_after` untuk halaman berikutnya, dan berhenti saat `has_more` bernilai `false`. Cursor dipilih karena offset melewatkan baris begitu ada data baru masuk di tengah penelusuran — pada daftar yang bertambah setiap hari itu bukan kasus langka melainkan kejadian harian, dan gejalanya adalah baris yang hilang tanpa satu pun error.
## Parameter path

| Parameter | Tipe | Wajib | Keterangan |
|---|---|---|---|
| `id` | `string` | ya | min 1 karakter |

## Parameter query

| Parameter | Tipe | Wajib | Keterangan |
|---|---|---|---|
| `limit` | `integer` | ya | Jumlah baris per halaman (1-100). min 1, maks 100 |
| `starting_after` | `string` | tidak | — |
| `status` | `pending` \| `delivered` \| `failed` | tidak | — |

## Contoh
```bash
curl -X GET "https://se-hari.com/api/v1/webhooks/c0ffee00-1111-2222-3333-444455556666/deliveries?limit=10&starting_after=nilai" \
  -H "Authorization: Bearer $SEHARI_API_KEY"
```
```javascript
const res = await fetch('https://se-hari.com/api/v1/webhooks/c0ffee00-1111-2222-3333-444455556666/deliveries', {
	method: 'GET',
	headers: {
			'Authorization': `Bearer ${process.env.SEHARI_API_KEY}`,
		}
});

if (!res.ok) {
	const { error } = await res.json();
	// error.code stabil dan bisa dicabang; error.message untuk manusia.
	throw new Error(`${error.code}: ${error.message}`);
}

const data = await res.json();
```
```python
import os, requests

res = requests.get(
    "https://se-hari.com/api/v1/webhooks/c0ffee00-1111-2222-3333-444455556666/deliveries",
    headers={"Authorization": f"Bearer {os.environ['SEHARI_API_KEY']}"},
    timeout=30,
)

if not res.ok:
    err = res.json()["error"]
    raise RuntimeError(f"{err['code']}: {err['message']}")

data = res.json()
```
## Field tiap item di `data`

| Field | Tipe | Keterangan |
|---|---|---|
| `id` | `string` | — |
| `event_id` | `string` | — |
| `event_type` | `string` | — |
| `status` | `string` | — |
| `attempts` | `integer` | — |
| `last_status_code` | `integer` \| `null` | — |
| `last_error` | `string` \| `null` | — |
| `next_retry_at` | `string` \| `null` | — |
| `delivered_at` | `string` \| `null` | — |
| `created_at` | `string` | — |

## Menelusuri semua halaman

Satu request hanya mengembalikan maksimum 100 baris. Untuk mengambil semuanya, ikuti `next_cursor` sampai `has_more` bernilai `false` — jangan menghitung sendiri posisinya.

```javascript
async function ambilSemua() {
	const semua = [];
	let cursor = null;

	do {
		const qs = new URLSearchParams({ limit: "100" });
		if (cursor) qs.set("starting_after", cursor);

		const res = await fetch(`https://se-hari.com/api/v1/webhooks/{id}/deliveries?${qs}`, {
			headers: { Authorization: `Bearer ${process.env.SEHARI_API_KEY}` }
		});
		const page = await res.json();

		semua.push(...page.data);
		cursor = page.has_more ? page.next_cursor : null;
	} while (cursor);

	return semua;
}
```

## Kalau gagal
Setiap kegagalan memakai amplop yang sama, dan `code` di dalamnya stabil — cabangkan logika Anda ke sana, jangan ke `message` yang teksnya bisa diperbaiki sewaktu-waktu.
```json
{
  "error": {
    "code": "invalid_cursor",
    "message": "Penjelasan untuk manusia.",
    "docs_url": "https://se-hari.com/docs/error/invalid-cursor",
    "request_id": "req_a1b2c3d4e5f6",
    "details": {}
  }
}
```
| Status | Kode | Artinya di endpoint ini |
|---|---|---|
| 400 | [`invalid_cursor`](/docs/error/invalid-cursor) | Nilai `starting_after` bukan cursor yang pernah kami keluarkan. |
| 401 | [`invalid_api_key`](/docs/error/invalid-api-key) | Key salah, sudah dicabut, atau kedaluwarsa. |
| 403 | [`insufficient_scope`](/docs/error/insufficient-scope) | Key valid, tapi tidak punya scope yang dibutuhkan endpoint ini. |
| 404 | [`not_found`](/docs/error/not-found) | Data tidak ada, atau ada tapi milik akun lain — keduanya dijawab sama. |
| 429 | [`rate_limited`](/docs/error/rate-limited) | Terlalu banyak request. Hormati header `Retry-After`. |
| 500 | [`internal_error`](/docs/error/internal-error) | Kesalahan di sisi kami. Sertakan `request_id` saat melapor. |
Simpan `request_id` dari setiap respons gagal. Itu satu-satunya cara kami menemukan kembali request Anda di log ketika Anda melapor, dan ia juga ada di header `X-Request-Id` pada respons yang berhasil.
## Alur khas

Webhook membalik arah komunikasi: alih-alih Anda menanyakan status berulang kali, Se-Hari yang memanggil endpoint Anda begitu ada kabar. Ini satu-satunya cara yang masuk akal untuk mengetahui notulen selesai, karena pemrosesannya bisa memakan beberapa menit.

1. `POST /webhooks` dengan URL https publik Anda dan daftar event — simpan `secret` dari respons
2. Verifikasi header `X-Sehari-Signature` di setiap kiriman yang masuk
3. Jawab 2xx secepatnya; kerjakan proses beratnya setelah membalas
4. `GET /webhooks/{id}/deliveries` kalau ada yang tampak tidak sampai

`secret` hanya ditampilkan sekali, saat endpoint dibuat. Kalau hilang, pakai `POST /webhooks/{id}/rotate-secret` untuk mendapatkan yang baru — dan ingat bahwa kiriman yang sedang dalam antrean retry akan ditandatangani dengan secret baru itu.

## Yang sering keliru

- **Cursor tidak boleh dibuat sendiri.** Ia adalah nilai buram; kirim kembali persis seperti yang kami berikan di `next_cursor`, tanpa dipotong atau di-decode.
- **Key disalin sebagian.** API key Se-Hari panjangnya tetap: `sh_live_` diikuti 43 karakter. Kalau panjangnya berbeda, yang salah adalah proses penyalinannya, bukan key-nya — dan pesan 401 tidak akan mengatakan itu.
- **Scope kurang, bukan key salah.** 403 di sini berarti key-nya dikenali. Periksa scope-nya lewat `GET /me`, lalu buat key baru kalau memang kurang; scope tidak bisa ditambahkan ke key yang sudah jadi.
- **404 tidak selalu berarti data tidak ada.** Data milik akun lain juga dijawab 404, bukan 403 — kami tidak mengonfirmasi keberadaan id milik orang lain. Kalau Anda yakin id-nya benar, periksa apakah key yang dipakai milik akun yang sama.

## Selanjutnya
- [Autentikasi dan API key](/docs/autentikasi) — cara membuat key dan memilih scope
- [Kode error](/docs/error) — arti setiap kode dan cara memperbaikinya
- [Idempotency](/docs/idempotency) — kenapa retry aman kalau dilakukan dengan benar
- [Spesifikasi OpenAPI](https://se-hari.com/api/v1/openapi.json) — kontrak mesin, cocok untuk men-generate klien